Ini paling tidak diketahui oleh Amy Chan, seorang penulis buku " Breakup Bootcamp: Ilmu Mengubah Hati Anda " sekaligus seorang pelatih kencan.
Dia juga mengadakan dua retret tentang hubungan, yang bernama "صند The Breakup Bootcamp " dan " The Dating Bootcamp ".
"Maka bagi beberapa orang, menjalin hubungan memang luar biasa, namun ketakutan akan penolakan serta semua upaya yang diperlukan dalam proses kencan, mendorong mereka untuk mencari berbagai alasan dan mengelakkannya," jelas Chan, demikian dikutip dari sumber tersebut. CNBC .
Tetapi, apabila Anda sendiri merasa kesepian dan benar-benar menginginkan hubungan namun belum juga terwujud, beberapa di antara ketiga poin berikut bisa menjadi penyebab Anda dikategorikan sebagai orang yang selalu saja single, sesuai dengan pendapat Chan:
1. Selalu mengatakan "tidak"
Salah satu kebiasaan yang diidentifikasi oleh Chan pada orang-orang yang telah menikmati status lajang untuk waktu yang cukup lama adalah dengan selalu menjawab "tidak".
" Salah satu poin penting yang kuamati dari keberhasilan klien-klienkuku adalah mereka lebih sering menolak dan memfilter orang lain bahkan sebelum adanya peluang," jelasnya.
Itu menyebabkan mereka seperti menutup peluang bagi hubungan apa pun untuk berkembang. Karena dalam pikiran mereka terdapat suatu ide yang mereka dambakan, namun sesungguhnya bukan hal yang benar-benar mereka perlukan.
Mereka pun biasanya selektif dan terlalu sibuk memperhatikan kekurangan oranglain.
"Jadi mereka melewatkan potensi hubungan yang berarti," kata dia dalam sebuah video TikTok.
2. Mensabotasi hubungan
Polanya lain yang timbul pada orang-orang single lama adalah kecenderungan mereka untuk menghancurkan hubungan mereka sendiri.
Sebagai contoh, suatu kali mereka justru menyalakan api kemarahan terhadap kota yang menjadi rumah mereka dan memberikan vonis kepada warga di sana tanpa berusaha memahami penyebab perilaku para penduduk tersebut.
"Dan, hal tersebut sering kali dialami oleh banyak orang di mana mereka justru menaruh minat atau menjalin hubungan dengan orang yang sebenarnya tidak tersedia (belum menikah), karena itu merupakan cara bagi mereka untuk mengelak dari kedekatan," papar Chan.
Saat diminta untuk menjelaskan, mereka kemungkinan besar akan berkata bahwa mereka tidak memiliki jenis pasangan favorit. Tetapi menurut Chan, hal tersebut tidak sepenuhnya benar.
Walau tidak berkaitan dengan aspek fisik, orang-orang yang sudah lama lajang kemungkinan memiliki jenis kepribadian emosi tertentu yang mereka idamkan pada calon pasangan mereka.
"Mungkin karena rasa cemas, atau mungkin karena kurangnya tersedianya, apa pun alasannya. Mereka memiliki pengalaman emosi yang cocok dengan jenis mereka, dan ini akan hadir dalam bentuk yang beragam," katanya.
3. Tidak tersedia
Apakah sibuk mengatur rutinitas sehari-hari atau sekadar enggan bersosialisasi dengan orang baru, perilaku umum bagi lajang yang sudah lama sendiri adalah tak membuka diri terhadap hubungan romantis dalam hidup mereka.
"Bahkan, terdapat berbagai macam mitos tentang asmara atau hubungan, salah satu di antaranya menyebutkan bahwa cinta akan hadir ketika kita bersungguh-sungguh," jelasnya.
Menurut dia, banyak orang yang selalu sendiri menyerah pada nasib dengan berkata: "semuanya akan berjalan sesuai waktu yang telah ditentukan."
Tetapi, bagaimana mungkin cinta datang jika kita tidak menggapainya?
"Mayoritas itu hanya dalih untuk enggan berada di tempat tersebut karena mereka merasa betah dalam keadaan jomblo," terang Chan.
0 Comments